Pakutho (PAGUYUBAN WONG Kutoarjo)
Rumah Wong Thorjo di Perantauan
PAKUTHO menghubungkan diaspora Kutoarjo melalui silaturahmi, budaya, dan kebersamaan yang terus tumbuh lintas generasi.
Kami percaya bahwa akar budaya tidak hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dihidupkan bersama.


“Festiku 2026 kami hadirkan bukan sekadar sebagai ajang berkumpulnya Wong Thorjo, tetapi sebagai ruang silaturahmi, pelestarian budaya, dan langkah nyata untuk mendorong UMKM Kutoarjo agar semakin dikenal, tumbuh, dan melangkah ke pasar yang lebih luas”
Ketua Pakutho
Empat Pilar Kegiatan PAKUTHO
PAKUTHO menghadirkan berbagai kegiatan yang dirancang untuk menjaga silaturahmi, merawat budaya, memperkuat jejaring, dan membangun kebersamaan wong Thorjo di perantauan. Melalui pertemuan yang hangat dan kolaborasi yang hidup, setiap kegiatan menjadi ruang untuk tetap terhubung dengan akar, sesama, dan masa depan bersama.


Silaturahmi
Ruang untuk bertemu, berbagi cerita, dan mempererat seduluran wong Thorjo melalui halal bihalal, temu komunitas, dan berbagai pertemuan hangat.

Budaya
Upaya merawat akar budaya Kutoarjo melalui pertunjukan seni, tradisi lokal, dan kegiatan yang menjaga identitas wong Thorjo tetap hidup.

Kolaborasi
Wadah untuk mendukung usaha anggota, membuka jejaring, dan memperkuat kolaborasi ekonomi kreatif berbasis komunitas dan diaspora.

Kekeluargaan
Momen kebersamaan yang ramah keluarga, mempertemukan lintas generasi dalam suasana akrab, hangat, dan penuh rasa memiliki.
Profil Panitia FESTIKU 2026

Teguh Suharmaji
Memimpin Festiku 2026 dengan semangat kolaborasi, budaya, dan pemberdayaan UMKM Wong Thorjo

Tommy Thomas
Menguatkan koordinasi dan sinergi pelaksanaan Festiku 2026 agar berjalan hangat, tertata, dan berdampak

Sri Suryati
Menjaga tata kelola keuangan Festiku 2026 secara amanah, rapi, dan bertanggung jawab